Rote Ndao – Akses Jalan merupakan urat nadi vital bagi setiap orang dalam memperlancar aktivitas setiap hari. Jika akses jalan tidak berfungsi optimal sudah di pastikan aktivitas terhambat bahkan lumpuh.
Untuk mengoptimalkan akses penghubung dibutuhkan perhatian dan kepedulian Pemerintah sebagai steakholders melalui dinas terkait.
Ironisnya jika permohonan dan keluhan sudah dilayangkan tetapi tidak ada respon dan tindakan konkrit,tapi hanya janji tinggal janji kepada masyarakat yang membutuhkan.
Cros way jalan penghubung Desa Lekik dan Desa Batutua di Rt. 09. Rw. 05 Desa Lekik nyaris putus karna terjangan banjir dan sulit di lalui kendaraan dan juga pejalan kaki.
Pantauan awak media Senin, (02/03/2026)siswa-siswi SMP dan SMA harus ekstra hati – hati melewati cros way yang nyaris putus,sehingga anak sekolah harus menunggu 1 jam lebih hingga banjir surut. Dan masyarakat setemapat membantu menggotong sepeda motor Anak – anak sekolah menyeberang.
Yandri Nalle seorang tokoh muda Desa Lekik, di temui saat menyaksikan anak – anak sekolah menyeberang mengatakan, sudah menyampaikan keluhan kepada Bapak Bupati Rote Ndao dan Kadis PU.
“Saya sudah menyampaikan kondisi cros way ini kepada Pak Bupati dan Pak Kadis PU,tetapi sampai hari ini tidak ada respon baik,entah alasannya apa”, kata Yandri dengan nada kecewa.
Selanjutnya Yandri menambahkan,Kadis Pu sudah menjanjikan melalui pesan WhatsApp,” Baik kk nanti saya sampaikan kapan teman – teman turun,Ujar Yandri menirukan pesan WhatsApp yang di kirim Kadis PU. tapi sampai saat ini janji tinggal janji.
Kendati demikian kami awak Media mencoba komfirmasi Bupati Rote Ndao dan Kadis PU melalui Pesan WhatsApp terkait keluhan masyarakat melalui Yandri Nalle tetapi sampai berita ini di turunkan pesan belum ada klarifikasi.
Oscar Nalle/Tim




















