Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

MA An-Nusyur Rusak Diterjang Bencana, Legislator PDI Perjuangan Dapil III Abd Rahman Bergerak Ke Lokasi

×

MA An-Nusyur Rusak Diterjang Bencana, Legislator PDI Perjuangan Dapil III Abd Rahman Bergerak Ke Lokasi

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

SUMENEP – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Pragaan, Kabupaten Sumenep, Senin (12/1/2026) dini hari, meninggalkan dampak serius bagi dunia pendidikan. Madrasah Aliyah (MA) An-Nusyur, Dusun Ceccek, Desa Aeng Panas, menjadi salah satu lembaga yang terdampak akibat pohon tumbang yang menimpa ruang kelas.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Legislator PDI Perjuangan Dapil III Kabupaten Sumenep, Abd Rahman, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kerusakan sekaligus memberikan bantuan dan pendampingan awal kepada pihak sekolah.
Akibat kejadian itu, satu ruang belajar tidak dapat digunakan sementara waktu. Pihak sekolah terpaksa melakukan penyesuaian kegiatan belajar mengajar demi menjamin keselamatan siswa. Kerugian material akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Dalam kunjungannya, Abd Rahman menyampaikan bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah musibah merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan.
“Kami hadir untuk memastikan lembaga pendidikan tidak dibiarkan menghadapi dampak bencana sendirian. Ini juga merupakan bagian dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, agar kader turun langsung membantu masyarakat saat terjadi musibah,” kata Abd Rahman.
Bantuan yang disalurkan dilakukan melalui estoh ateh, yaitu semangat kebersamaan dan gotong royong bersama warga dan pihak sekolah guna merespons cepat dampak bencana.
Sementara itu, Ketua Yayasan An-Nusyur, KH. Ma’mon Amar, S.Ag, mengapresiasi kepedulian Abd Rahman yang dinilai memberi semangat bagi pengelola sekolah di tengah situasi sulit.
“Kehadiran beliau memberi harapan dan dorongan moral bagi kami. Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ujar KH. Ma’mon Amar.
Pihak yayasan berharap adanya dukungan lanjutan dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar perbaikan fasilitas pendidikan dapat segera dilakukan dan aktivitas belajar mengajar kembali berjalan normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas pihak dalam menjaga keberlangsungan pendidikan, terutama di daerah yang rawan terdampak cuaca ekstrem.

Banner Iklan 1
Baca Juga :  Aktivis KPKB: Hidangan Halal dan Sederhana Hanya Ada di Meja Pejabat Jujur dan Rakyat Miskin
Banner Iklan Harianesia 120x600