Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Politik

Ketut Karyasa : Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno Momentum Seni Menguatkan Identitas, UMKM Menggerakkan Ekonomi

×

Ketut Karyasa : Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno Momentum Seni Menguatkan Identitas, UMKM Menggerakkan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Bali,–Gubernur Bali Wayan Koster, di dampingi Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra serta segenap Kepala Perangkat Daerah Provinsi Bali hadir dan menyaksikan pagelaran pameran Singgasana Seni Bung Karno, di Bali Beach Conversation Center, Sabtu (28/2).

Kegiatan ini memadukan fashion show, pertunjukan musik, pameran IKM produk lokal Bali hingga bazar kuliner UMKM dalam satu panggung kebudayaan dan ekonomi kerakyatan.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Pertunjukan fashion show menonjolkan karya desainer dan perajin lokal, memadukan unsur tradisional dan modern.

Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno diharapkan menjadi ruang penghargaan untuk kesenian, karena seni merupakan denyut bangsa, yang bisa dirasakan dalam gerak, dalam suara dan dalam ritme dan karya-karya etnik lainnya, sehingga melalui karya-karya seni kita dapat melihat Indonesia yang memiliki banyak keberagaman.

Hadir dalam event ini, Presiden RI Kelima Megawati Soekarno Putri didampingi putranya Prananda serta I Ketut Adiaksa Adnyana anggota Komisi XIII DPR RI. Ibu Megawati hadir menyaksikan
Pagelaran Singgasana Seni Bung Karno yang tak lain merupakan ayahnya, yang menjadi momentum penguatan ekonomi kerakyatan t IKM dan UMKM. Event ini bukan sekadar pertunjukan seni dan budaya semata.

Baca Juga :  Penetapan Nomor Urut Calon Pilkada Depok 2024, Supian Suri Tekankan Pentingnya Persatuan

Gubernur Koster mengatakan pagelaran Singgasana Seni Bung Karno dijadikan titik tolak untuk dilakukan evaluasi, sebelum digelar di kota besar lain seperti Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta.

Gubernur Bali dua periode ini menyatakan bahwa konsep Singgasana Seni Bung Karno dititik beratkan pada perkenalan sisi seni Presiden pertama RI (Bung Karno), khususnya di bidang melukis dan menciptakan puisi.

Sementara Ketut Karyasa dalam keteranganya menyampaikan
Acara ini merupakan inisiasi dari Mahagaya Pagelaran Persona (MPP), sebuah rumah kreatif yang digagas oleh Prananda Prabowo, yang bertujuan memperkenalkan sisi artistik dan kecintaan Presiden pertama RI, Bung Karno, terhadap seni, sekaligus menjadi momentum penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor IKM dan UMKM di Bali.

Baca Juga :  Momen Pendukung Hasto Kristiyanto Padati Sidang Nota Pembelaan, Kumpulkan Koin Serta Berikan Kue Ulang Tahun
Fashion show bertajuk “Singgasana Seni Bung Karno” garapan Media Pintar Perjuangan (MPP) – Foto: DPP PDI Perjuangan

Dalam gelaran Acara ini juga menyajikan
Fashion Show yang juga menampilkan sekitar 70 desain baju dari 7 desainer Bali. Ketua panitia sekaligus perancang busana utama dalam sesi ini Diah Safira Prananda (cicit Bung Karno), yang membawakan 20 desain dengan filosofi “Tat Twam Asi” (Aku adalah Engkau).

Pagelaran dimeriahkan oleh penampilan penyanyi nasional seperti Once Mekel dan Krisdayanti, serta alunan musik khas Bali.
Kehadiran Tokoh:
Selain panggung seni, kegiatan ini juga melibatkan pameran produk lokal yang diikuti oleh 72 UMKM perajin dan 22 IKM kuliner, termasuk pelaku usaha disabilitas ungkap Karyasa.

Kariyasa menambahkan
“Singgasana Seni Bung Karno Jadi Momentum Kebangkitan Budaya dan Ekonomi Bali”
Melalui pendekatan kolaboratif antara seni, budaya, dan UMKM, Bali ditujukan menjadi tuan rumah acara bergengsi, tetapi juga laboratorium model pengembangan ekonomi berbasis budaya yang siap direplikasi di berbagai daerah di Indonesia pungkas Karyasa.

Baca Juga :  Connie Dan Hasto Sudah Benar

Pagelaran akbar yang diselenggarakan pertama kali di Bali ini, menghadirkan artis tingkat pusat dan lokal, yakni mulai dari Once, Krisdayanti dan Gus Teja. Hal ini menunjukkan bahwa panggung kebudayaan dapat menjadi instrumen konkret dalam mendorong sebuah pertumbuhan ekonomi rakyat, sehingga akan menjadi peluang bagi berkolaborasinya sinergi antara kesenian dan ekonomi kerakyatan.

Melalui pendekatan kolaboratif antara seni, budaya, dan UMKM, Bali ditujukan menjadi tuan rumah acara bergengsi, tetapi juga laboratorium model pengembangan ekonomi berbasis budaya yang siap direplikasi di berbagai daerah di Indonesia. Untuk diketahui, total ada 22 kuliner dan 77 UMKM binaan Ketua Dekranasda Bali Ibu Putri Suastini Koster juga tampil di ajang ini.

Penggagas event ini yakni Mahagaya Pagelaran Persona menargetkan perputaran ekonomi senilai Rp 2,5 M dalam ajang ini.(DW)

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600