Sragen – Suasana berbeda terlihat di sejumlah Markas Kepolisian Sektor jajaran Polres Sragen pada Jumat pagi (27/2/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, personel dari berbagai polsek kompak menggelar apel, olahraga, hingga kerja bakti massal dalam rangka Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Kegiatan berlangsung serentak di Sragen, mulai dari Polsek Gondang, Polsek Jenar, Polsek Sragen Kota, hingga Polsek Sambungmacan.
Seluruh personel turun langsung membersihkan halaman mako, ruangan kerja, selokan, hingga penataan pekarangan pangan lestari (P2L).
Di Gondang, Kapolsek AKP Suparno, memimpin langsung kerja bakti usai apel pagi. Personel tampak menyapu halaman, merapikan taman, hingga membersihkan sudut-sudut ruangan pelayanan masyarakat. Semangat gotong royong terlihat kuat tanpa sekat jabatan.
Di Jenar, kegiatan diawali apel dan olahraga bersama sebelum dilanjutkan korve kebersihan ruangan, halaman, serta P2L. Kebersamaan dalam menjaga lingkungan menjadi penekanan utama dalam arahan pimpinan apel.
Di Sragen Kota, kegiatan tak hanya menyasar lingkungan mako, tetapi juga pembersihan jalan dan selokan di sekitar kantor kecamatan. Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan turut disampaikan secara persuasif, memperluas makna gerakan ini sebagai upaya kolektif, bukan sekadar rutinitas internal.
Sedangkan di Sambungmacan, korve mako dilakukan menyeluruh di dalam dan luar ruangan sebagai bagian dari pembiasaan budaya bersih dan sehat di lingkungan kerja.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, memberikan apresiasi atas kekompakan dan keseriusan seluruh jajaran polsek dalam melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI.
“Saya mengapresiasi seluruh Kapolsek dan personel yang telah menunjukkan keteladanan. Kegiatan ini terlihat sederhana, namun memiliki dampak besar dalam membangun budaya disiplin, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap lingkungan kerja,” ujar Kapolres.
Menurutnya, konsistensi menjadi kunci agar gerakan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian anggota.
Lingkungan yang bersih dan tertata, lanjutnya, akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres juga menegaskan bahwa polisi harus hadir sebagai contoh nyata dalam mendukung program nasional yang mendorong terciptanya lingkungan aman, sehat, resik, dan indah.
“Ketika kantor polisi bersih dan nyaman, masyarakat yang datang pun merasakan energi positif. Dari situ kepercayaan tumbuh,” tambahnya.
Aksi serentak tersebut menggambarkan wajah humanis Polri di tingkat kewilayahan. Tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga aktif merawat ruang hidup bersama. Dari sapu yang diayunkan hingga selokan yang dibersihkan, tersirat pesan sederhana, menjaga kebersihan adalah bagian dari menjaga keamanan.
Gerakan Indonesia ASRI di jajaran Polres Sragen pun ditutup dengan suasana penuh kebersamaan.
Lingkungan mako tampak lebih tertata, udara lebih segar, dan semangat kolektif untuk terus merawat kebersihan semakin menguat di seluruh wilayah Sragen.
Mariyo




















