Wonogiri – Upaya pencegahan bencana tanah longsor terus dilakukan di Kabupaten Wonogiri. Kepolisian Resor Wonogiri melalui Polsek Tirtomoyo mendukung kegiatan penanaman ratusan pohon di lahan kritis kawasan hutan lindung milik Perhutani, Kecamatan Tirtomoyo, Minggu (4/1/2026).
Kegiatan penanaman pohon ini diinisiasi oleh Komunitas Rewalan Independen (KRI) Wonogiri dan dilaksanakan di kawasan Objek Wisata Religi Kahyangan, Dusun Bangunsari, Desa Dlepih. Program penghijauan tersebut menjadi langkah konkret dalam memulihkan kondisi lahan kritis sekaligus menekan risiko bencana alam.
Sebanyak ±750 batang pohon ditanam dengan berbagai jenis tanaman keras dan produktif, seperti ringin, trembesi, pete, jambu air, talok, rambutan, hingga sirsak. Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 peserta dari berbagai unsur, mulai dari komunitas relawan, BPBD, Perhutani, TNI, hingga jajaran Polsek Tirtomoyo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator KRI Distrik Baturetno Anto, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Wonogiri Sri Maryati, S.Sos., M.A.P., Kapolsek Tirtomoyo IPTU Yuni Tri Suwarno Putra, S.H., M.H., perwakilan Koramil 07 Tirtomoyo, serta Mantri Perhutani RPH Tirisan BKPH Wonogiri.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung kegiatan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
“Penghijauan ini bukan hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk meminimalkan potensi longsor di wilayah rawan. Polres Wonogiri mendorong sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujar AKP Anom.
Ia menambahkan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, serta memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Mariyo
(Humas polres wonogiri polda jateng).




















