Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

‎Diduga Pengelolaan Limbah TPA Sarimukti Tidak Maksimal, Sungai Cipicung Tercemar dan Picu Keluhan Warga

×

‎Diduga Pengelolaan Limbah TPA Sarimukti Tidak Maksimal, Sungai Cipicung Tercemar dan Picu Keluhan Warga

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Pewarta : Agus Nugroho

‎Cipatat KBB – Dugaan tidak maksimalnya pengelolaan limbah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti kembali mencuat. Kondisi tersebut diduga menyebabkan tercemarnya Sungai Cipicung yang berada di sekitar area TPA, sehingga tidak lagi aman digunakan oleh warga, baik untuk konsumsi maupun kebutuhan sehari-hari seperti mandi, cuci, dan kakus (MCK).

‎Kabar ini bermula dari keluhan salah satu warga Sarimukti yang enggan disebutkan identitasnya. Ia mengungkapkan bahwa Sungai Cipicung yang dahulu airnya bersih kini mengalami perubahan warna sejak adanya aktivitas TPA Sarimukti.17/1/2026

‎“Saya asli warga Sarimukti yang tinggal dekat Sungai Cipicung. Dulu airnya bersih, sekarang warnanya berubah. Sungai ini sudah tidak bisa digunakan lagi. Dulu dipakai warga untuk MCK, sekarang dipakai cuci kaki saja langsung gatal-gatal. Ikan-ikan juga sudah mati,” ujarnya.

‎Warga tersebut juga menyampaikan harapannya agar pihak pengelola TPA dapat memaksimalkan pengelolaan air lindi sebelum dibuang ke sungai. Menurutnya, selain demi kelestarian lingkungan, hal tersebut juga penting karena Sungai Cipicung sangat dibutuhkan warga, terutama saat terjadi kekurangan air bersih.

‎Menindaklanjuti aduan tersebut, awak media mendatangi TPA Sarimukti dan menemui Ricky, perwakilan pihak pengelola.19/1/2026

‎Ricky menyatakan bahwa pihaknya akan mencoba mengecek langsung ke lapangan terkait laporan pencemaran tersebut.

‎“Terkait laporan itu, akan kami cek ke lapangan. Sampai saat ini pengelolaan IPAL masih berjalan seperti biasa. Memang saat ini sedang ada pembangunan di bagian pengelolaan IPAL,” jelasnya.

‎Ricky memaparkan mekanisme pengelolaan limbah cair di TPA Sarimukti, yang dimulai dari kolam stabilisasi, kemudian dialirkan ke beberapa tahapan pengolahan seperti air sifat untuk mengurangi zat berbahaya, bak anaerob dengan bantuan bakteri, hingga ke proses lanjutan untuk menjernihkan air sebelum akhirnya dibuang ke luar.

‎Ia menambahkan bahwa dalam pengelolaan IPAL terdapat dua tahap, yakni tahap biologi dan tahap kimia. Namun, selama proses pembangunan berlangsung, tahap biologi dinilai belum bekerja secara optimal, sementara tahap kimia masih berjalan maksimal.

‎Ricky juga mengakui bahwa pengelolaan IPAL di TPA Sarimukti saat ini masih mengacu pada standar nasional, meski baku mutu air yang dibuang ke sungai masih berada sedikit di bawah standar yang ditetapkan.

‎“Terkait penanggung jawab pengelolaan IPAL, semuanya berada di bawah kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi,” tegasnya.

‎Sementara itu, Pemerintah Desa Sarimukti melalui Sekretaris Desa Iman membenarkan adanya pengelolaan IPAL yang belum maksimal. 19/1/2026

‎Ia menyebutkan bahwa kondisi Sungai Cipicung saat ini terlihat berlendir dan sangat berpengaruh bagi para petani.

‎“Sungai Cipicung ini besar pengaruhnya bagi petani. Setelah kerja di sawah, warga biasa bersih-bersih di sungai, tapi sekarang langsung gatal-gatal,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa Sungai Cipicung sudah tidak layak digunakan oleh warga. “Jangankan untuk dikonsumsi, dipakai cuci tangan atau kaki saja tidak bisa karena menyebabkan gatal di kulit,” tambahnya.

‎Pemerintah desa mengaku telah beberapa kali berkomunikasi dan menyampaikan aduan kepada pihak TPA Sarimukti sejak tahun 2022. Bahkan, sempat ada penelitian dari mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait kondisi sungai tersebut, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas.

‎Pemerintah Desa Sarimukti berharap agar Sungai Cipicung dapat kembali bersih seperti sediakala dan dapat dimanfaatkan kembali oleh warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Gunawan AWDI : "Krisis Moral" Banyak Oknum Pejabat Negara Terlibat Korupsi !!!

Levi

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600