Jakarta_HARIANESIA.COM- Aktivis Kunpulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu (KPKB) menegaskan bahwa negara tidak boleh hanya menuntut rakyat untuk taat membayar pajak, tetapi juga harus menunjukkan tanggung jawab nyata atas kinerja pemerintahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurut Ketum Aktivis KPKB Dede Mulyana, saat ini banyak rakyat kecil yang menghadapi tekanan hidup semakin berat. Kemiskinan masih tinggi, lapangan pekerjaan sulit didapat, angka pengangguran terus bertambah, dan kondisi ekonomi masyarakat semakin terpuruk. Dalam situasi seperti ini, rakyat berhak mempertanyakan sejauh mana pemerintah hadir memberikan solusi yang benar-benar dirasakan.
“Negara jangan hanya bisa menuntut rakyat bayar pajak, tetapi pemerintah juga harus bertanggung jawab atas kinerjanya selama ini. Rakyat miskin semakin banyak, pengangguran meningkat, ekonomi sulit. Kami meminta solusi yang kongkrit, bukan sekadar janji,” tegas Dede Aktivis KPKB.
Dede menilai bahwa pajak yang dibayarkan rakyat seharusnya kembali dalam bentuk pelayanan publik yang baik, pembangunan yang merata, serta kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. Jika kondisi rakyat justru semakin terhimpit, maka pemerintah harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan yang telah dijalankan.
Aktivis KPKB juga meminta pemerintah pusat maupun daerah untuk segera mengambil langkah nyata dalam membuka lapangan pekerjaan, menstabilkan harga kebutuhan pokok, serta meningkatkan daya beli masyarakat agar rakyat tidak terus menjadi korban dari ketidakpastian ekonomi yang berkepanjangan.
“Kami tidak hanya ingin mendengar janji. Rakyat hari ini butuh tindakan nyata, solusi yang kongkrit, dan keberpihakan yang jelas kepada masyarakat kecil,” tutupnya.
Reforter : Doll23




















