Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Ketua PPUMI Tuding IMW Terkait Polemik Kematian Sopir, IMW Tegas Membantah: Itu Fitnah!

×

Ketua PPUMI Tuding IMW Terkait Polemik Kematian Sopir, IMW Tegas Membantah: Itu Fitnah!

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

HARIANESIA.COM– Dunia organisasi dan sosial masyarakat kembali dihebohkan dengan perselisihan panas yang sarat tuduhan tak berdasar dan saling bantah yang tajam. Dr. Hj. Munifah Syanwani, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI), yang juga dikenal mengelola beberapa unit Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah naungan Yayasan Jabal Quran, melontarkan tuduhan sangat serius dan mengerikan. Ia menuding secara langsung bahwa kematian supir di sebabkan oleh ulah pihak Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesia Moraliti Watch (LSM IMW).

Tuduhan berat ini langsung mendapat reaksi keras dan bantahan tak kalah tajam dari pihak yang dituduhkan. Melalui Ketua DPD LSM IMW, Edwar, pihaknya membantah habis-habisan tuduhan tersebut dan menyebut pernyataan yang dilontarkan Dr. Hj. Munifah sebagai tuduhan yang KEJI, TIDAK BERTANGGUNG JAWAB, DAN MERUPAKAN FITNAH BESAR.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Yang paling disayangkan, pernyataan kontroversial ini keluar dari mulut seorang pemimpin organisasi pemberdayaan perempuan yang seharusnya menjadi teladan kebijaksanaan, etika, dan kehati-hatian dalam berbicara di ruang publik.

Baca Juga :  Peringati HPN 2026, JPJ Gelar Doa Bersama dan Baksos Santunan Anak Panti Asuhan

TUDUHAN BERAT: KEMATIAN SUPIR DIKAITKAN DENGAN KRITIK DAPUR MBG

Polemik ini bermula dari sorotan dan pemberitaan yang cukup gencar yang disampaikan oleh LSM IMW terkait pengelolaan Dapur MBG yang beroperasi di bawah Yayasan Jabal Quran. Yayasan tersebut diketahui dikelola dan dibina langsung oleh Dr. Hj. Munifah Syanwani selaku Ketua Umum PPUMI. Berbagai catatan, pertanyaan, dan temuan di lapangan terkait operasional dapur tersebut sempat diangkat ke permukaan oleh LSM IMW demi kepentingan transparansi dan pengawasan publik.

Namun, di luar dugaan, Dr. Hj. Munifah tidak merespons dengan klarifikasi teknis atau pembuktian kelayakan operasional. Sebaliknya, ia justru melontarkan tuduhan yang sama sekali tidak berkaitan dan sangat menyakitkan. Ia menegaskan bahwa kematian supir yang bekerja di bawah naungannya disebabkan oleh tindakan, tekanan, atau ulah dari pihak LSM IMW yang selama ini mengawasi dan mengkritik kinerja dapurnya.

Baca Juga :  Bapas Pati Tingkatkan Layanan Informasi Pos Bapas Melalui Integrasi Google Maps

Secara gamblang, Dr. Hj. Munifah seolah ingin menggiring opini publik bahwa kritik dan pengawasan yang dilakukan LSM IMW adalah penyebab langsung yang berujung pada hilangnya nyawa orang yang bekerja bersamanya. Tuduhan ini bukan sekadar perbedaan pendapat, melainkan tuduhan pidana berat yang mengarah pada pembunuhan atau penganiayaan, yang jika tidak bisa dibuktikan kebenarannya, merupakan dosa besar dan kejahatan fitnah.

BANTAHAN KERAS KETUA DPD IMW: “ITU TUDUHAN KOTOR DAN KEPENYESATAN!”

Mendengar tuduhan yang meluncur liar tersebut, Ketua DPD LSM IMW, Edwar, langsung naik pitam dan memberikan bantahan tegas yang sangat keras. Ia menyatakan bahwa apa yang dikatakan oleh Ketua Umum PPUMI adalah omong kosong, tidak berdasar, dan merupakan upaya penyesatan publik yang sangat keji.

“Apa yang dituduhkan Ibu Munifah itu adalah tuduhan yang KOTOR, KERAS, DAN SANGAT KEIJI. Bagaimana mungkin sebuah kritik dan pengawasan terhadap pengelolaan dapur makan bergizi dikait-kaitkan dengan kematian seseorang? Di mana logikanya? Di mana buktinya? Ini tidak masuk akal sama sekali. Kami melakukan pengawasan sesuai kewajiban kami sebagai elemen masyarakat, demi memastikan program berjalan benar dan tepat sasaran. Tidak ada sedikit pun kaitan dengan urusan pribadi atau musuh-musuhan apalagi sampai mengorbankan nyawa manusia,” tegas Edwar dengan nada geram.

Baca Juga :  Mantan Camat Lembang Merasa Dibohongi oleh Ketua KPSBU Dedi Setiadi ‎

Lebih jauh, Edwar menilai tuduhan itu hanyalah akal-akalan semata. Ia menduga Dr. Hj. Munifah sengaja mengada-ada, mengaitkan nasib nahas orang lain, semata-mata untuk memutarbalikkan fakta, menutupi masalah di dapurnya, dan menjadikan LSM IMW sebagai kambing hitam agar publik berbalik membenci pihak pengawas.

“Ini cara kotor untuk mengalihkan isu. Karena dapurnya dikritik, ditanya kelayakannya, ditanya akuntabilitasnya, eh malah bawa-bawa kematian orang. Ini rendah sekali moralitasnya. Tuduhan ini adalah FITNAH besar yang sangat kami sesalkan

Sumber:LSM IMW

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600