Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Gubernur Banten Andra Soni Akan Terapkan Pendidikan Antikorupsi Sejak Sekolah PAUD

×

Gubernur Banten Andra Soni Akan Terapkan Pendidikan Antikorupsi Sejak Sekolah PAUD

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Banten_HARIANESIA.COM- Gubernur Provinsi Banten Andra Soni berencana menerapkan pendidikan antikorupsi sejak usia dini, dimulai dari jenjang PAUD hingga pendidikan menengah di Provinsi Banten. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya membangun karakter generasi muda agar memiliki kejujuran, disiplin, serta mental anti korupsi sejak kecil.

Menurut Andra Soni, pendidikan tidak hanya soal kecerdasan akademik, tetapi juga harus membentuk moral dan integritas anak bangsa. Karena itu, nilai-nilai antikorupsi seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial perlu ditanamkan sejak dini melalui lingkungan sekolah maupun keluarga.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Program pendidikan antikorupsi tersebut nantinya akan melibatkan tenaga pendidik, sekolah, serta dukungan orang tua agar pembelajaran karakter dapat berjalan efektif. Pemerintah Provinsi Banten juga disebut akan menyusun pola pembelajaran yang mudah dipahami anak-anak sesuai usia mereka.
Sejumlah kalangan pendidikan menyambut baik gagasan tersebut. Mereka menilai pendidikan antikorupsi sejak PAUD menjadi langkah penting untuk menciptakan generasi yang berintegritas dan berani melawan praktik korupsi di masa depan.

Baca Juga :  ​DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Aduan untuk Karyawan

“Kalau ingin memberantas korupsi, maka pendidikan moral harus dimulai sejak anak-anak. Jangan hanya penindakan hukum, tetapi juga pencegahan melalui pendidikan,” ujar salah satu pemerhati pendidikan di Banten.
Dengan adanya program ini, masyarakat berharap Provinsi Banten mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, jujur, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa serta menjauhi budaya korupsi di lingkungan pemerintahan maupun kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Bayang-Bayang Otoritarianisme dalam Wacana Pilkada Tidak Langsung

Reforter: Dede Mulyana

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600