Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

GMKI Timika Kawal Caretaker KNPI: Jangan Biarkan Organisasi “Stunting Gagasan”

×

GMKI Timika Kawal Caretaker KNPI: Jangan Biarkan Organisasi “Stunting Gagasan”

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

TIMIKA_HARIANESIA.COM_ Ketua Cabang GMKI Timika Louis Fernando Afeanpah menagih janji kedewasaan kepada Caretaker KNPI Mimika yang baru dipimpin Arden. Ia menegaskan mandat Caretaker bukan sekadar urusan administrasi, melainkan pertaruhan martabat pemuda Mimika.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (26/4/2026), Louis mengingatkan hubungan historis KNPI dengan Kelompok Cipayung sebagai “Mama Kandung”. Mengutip refleksi senior Jull Eddy Way, ia menyebut KNPI lahir dari rahim Cipayung agar punya kompetensi, tanggung jawab, dan keunggulan.

Banner Iklan Harianesia 300x600

“Hari ini, melalui mandat Caretaker baru, ‘anak’ kita sedang berdiri di depan pintu persalinan ulang. Tugas pokoknya spesifik: mempersiapkan Rapimpurda dan menyelenggarakan Musda KNPI Mimika,” tegas Louis.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkumham Rayakan HUT RI dan Hari Pengayoman ke-79 dengan Bazar dan Pameran Layanan Publik 2024

Rapimpurda Harus Bahas Isu Rakyat

Louis menyebut Rapimpurda sebagai ruang merumuskan “nutrisi gagasan” organisasi. Ia mengingatkan agar forum tidak abai pada realitas pahit di balik angka IPM Mimika 75,91.

“Di tengah puja-puji IPM, stunting dan malaria di kampung-kampung Mimika tidak boleh luput. Tugas Caretaker memastikan Rapimpurda jadi rahim gagasan, bukan bagi-bagi kepesertaan,” katanya.

Ia mendesak forum membedah pemangkasan fasilitas publik dan serapan tenaga kerja OAP. “Jika Caretaker gagal bawa isu kerakyatan ke meja Rapimpurda, mereka membiarkan KNPI lahir kembali dalam kondisi stunting gagasan.”

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, SUMARTI S.IP., M.IP., Santuni Anak Yatim di Kediamannya

Musda Harus Lahirkan Pemimpin Berdampak

Kedewasaan organisasi, kata Louis, diuji di Musda. Caretaker harus jadi “bidan” yang adil dan berintegritas. Musda wajib jadi ruang kontestasi ide, bukan suksesi figur.

“Kita tuntut pemimpin yang hatinya bergetar lihat krisis di Puncak dan Dogiyai, tangannya sigap merawat ‘Mimika Rumah Kita’. Pemimpin harus berdiri dengan identitas sendiri, tapi tetap bawa DNA Cipayung: kritis, akademis, penuh pengabdian,” tegasnya.

Baca Juga :  PT Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta Menggelar Upacara Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia

Komitmen Kawal Caretaker

GMKI Timika bersama elemen Cipayung menyatakan akan membersamai langkah Caretaker mempersiapkan Rapimpurda dan Musda. “Kami akan jadi penjaga moral yang paling tegas untuk pastikan proses ini berjalan matang,” ujar Louis.

Ia menyebut momentum Caretaker adalah kesempatan KNPI “pulang” ke asal-usulnya. “Selamat bekerja kepada tim Caretaker. Mari tunjukkan KNPI Mimika kembali sehat, kuat, dan lahirkan kepemimpinan yang memberi arah bagi pemuda dan negeri,” tutupnya dengan semboyan _Ut Omnes Unum Sint_.

Dwi

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600