Jakarta_HARIANESIA.COM_ Ketua Umum Aktivis KPKB Dede Mulyana menyampaikan kritik keras terhadap perilaku oknum pejabat yang dinilai memanfaatkan jabatan, khususnya di posisi yang kerap disebut sebagai “tempat basah”.
Dalam pernyataannya, Ketum Aktivis KPKB menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan dijadikan sarana untuk memperkaya diri.
“Kalau jabatanmu di tempat basah, jangan gelamor. Ingat, rakyat masih banyak yang susah, untuk makan saja mereka berjuang,” tegasnya.
Ia menyoroti kondisi masyarakat yang hingga saat ini masih menghadapi kesulitan ekonomi, mulai dari harga kebutuhan pokok yang meningkat hingga terbatasnya lapangan pekerjaan. Di sisi lain, ia menyayangkan masih adanya oknum pejabat yang diduga hidup berlebihan dan tidak mencerminkan empati terhadap kondisi rakyat.
Menurutnya, praktik-praktik yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan kewenangan harus dihentikan. Ia juga mendorong adanya pengawasan yang lebih ketat dari aparat penegak hukum serta partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan.
“Jabatan itu bukan ladang untuk gelamor. Kalau masih ada yang memanfaatkan kekuasaan demi kepentingan pribadi, itu sama saja mengkhianati rakyat,” lanjutnya.
Aktivis KPKB juga mengajak seluruh pejabat daerah untuk kembali kepada prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik adalah hal yang harus dijaga, bukan dirusak oleh tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Di akhir pernyataannya, Ketum Aktivis KPKB berharap agar pemerintah lebih serius dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat, serta memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada rakyat.
Penulis : Dede Mulyana




















