Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Ormas GIBAS Dan KSB Kota Bogor Mendesak Pencopotan Anas S Rajammana Dari Jabatanya

×

Ormas GIBAS Dan KSB Kota Bogor Mendesak Pencopotan Anas S Rajammana Dari Jabatanya

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Bogor_HARIANESIA.COM_ Aktivis Kota Bogor, KSB (Kreatif Sinergi Bogor), dan Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS)

Menuntut pencopotan Anas S. Rajammana dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor. Tuntut ini disampaikan secara tertulis Kamis (9/4/2026).

Banner Iklan Harianesia 300x600

Sandi Barbar, Ketua KSB Kota Bogor, menyatakan bahwa Anas S. Rajammana gagal menjalankan program pemuda dan olahraga di Kota Bogor. “Anas tidak mampu melaksanakan program-program yang seharusnya meningkatkan kualitas pemuda dan olahraga di Kota Bogor,” kata Sandi.

Baca Juga :  Hari Jadi Humas Polri Ke 73 tahun, Polres Metro Jakarta Barat Berikan Sumbangsih Nyata Melalui Donor Darah

Selain itu, Anas juga dikritik karena tidak tegas dan tidak mampu mengambil keputusan penting. “Kepemimpinan Anas lemah dan tidak berani mengambil keputusan penting,” tambah Sandi.

Hal senada diutarakan oleh Umar Jagad Ketua Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Kota Bogor, yang menuntut pencopotan Anas S. Rajammana dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor. Tuntut ini disampaikan karena Anas dianggap gagal menjalankan program pemuda dan olahraga di Kota Bogor.

Baca Juga :  Sambut Muharam Ceria" Sahabat Kota Tua Berbagi Kebahagian, Bersama Yatim & Dhuafa !

Alasan pencopotan Anas antara lain:
1. – *Gagal menjalankan program pemuda dan olahraga*: Anas dianggap tidak mampu melaksanakan program-program yang seharusnya meningkatkan kualitas pemuda dan olahraga di Kota Bogor.
2. *Tidak tegas dan tidak mampu mengambil keputusan*: Kritik terhadap kepemimpinan Anas yang dianggap lemah dan tidak berani mengambil keputusan penting
3. – *Sering membuat statement kontroversial*: Anas dikaitkan dengan pernyataan-pernyataan yang memicu kontroversi, yang mungkin merusak citra Kadispora atau pemerintah kota.

Baca Juga :  Zainal Effendi SH, MH : Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H

Tuntut ini disambut dengan tagar #CopotKadisporaBogor. Umar Jagad berharap tuntutan ini dapat dipenuhi oleh pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Bogor.(DW)

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600