Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

GMNI Dorong Percepatan Program Kampung Nelayan Merah Putih di Hari Nelayan Nasional

×

GMNI Dorong Percepatan Program Kampung Nelayan Merah Putih di Hari Nelayan Nasional

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Jakarta_HARIANESIA.COM– Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) mendorong percepatan realisasi program Kampung Nelayan Merah Putih bertepatan dengan peringatan Hari Nelayan Nasional yang jatuh pada 6 April 2026.

Ketua DPP GMNI Bidang Buruh, Tani, dan Nelayan (Burane), Amiruddin Kamli, menyampaikan bahwa momentum Hari Nelayan Nasional harus menjadi titik dorong bagi pemerintah untuk lebih serius memperhatikan kesejahteraan nelayan di Indonesia.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Percepatan pelaksanaan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi penting sebagai bentuk konkret keberpihakan terhadap nelayan, khususnya dalam meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi mereka,” ujar Amiruddin dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Calon Wakil Walikota Tangerang Maryono Hasan, Hadir di Pembukaan REPDEM Turnamen SixFeo Selapajang Neglasari Tangerang

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Nelayan Nasional kepada seluruh nelayan di Tanah Air, seraya menegaskan peran vital mereka dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Setiap tanggal 6 April menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan peran strategis nelayan. Mereka menghadapi berbagai tantangan di laut, mulai dari cuaca ekstrem hingga ketidakpastian hasil tangkapan,” katanya.

Menurutnya, perjuangan nelayan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan hidup keluarga, tetapi juga berkontribusi besar terhadap stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Geger Korupsi Pemkot Bandung Sedang Tidak Baik-Baik! 8 Kepala OPD diperiksa Kejaksaan, Dua Kantor digeledah

Diketahui, penetapan Hari Nelayan Nasional dilakukan pada tahun 2003 melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2003 oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Penetapan tersebut menjadi bentuk pengakuan negara terhadap pentingnya sektor kelautan dan perikanan dalam pembangunan nasional.

Amiruddin menilai, hingga saat ini masih banyak persoalan yang dihadapi nelayan, mulai dari akses permodalan, infrastruktur, hingga perlindungan sosial yang belum optimal.

Sementara itu, Kantor Staf Presiden Republik Indonesia melalui akun resminya turut menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar dalam memperkuat kedaulatan pangan.

Baca Juga :  Pimpinan Redaksi Media Jurnal Polisi : Tak Ada Toleransi Bagi Siapapun Yg Menghina Suku Atau Ras, Polisi Harus Bertindak Tegas

Peran strategis nelayan sebagai penyedia sumber pangan dari laut sangat penting. Momentum Hari Nelayan menjadi pengingat akan pentingnya peran tersebut dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian maritim nasional,” demikian pernyataan yang disampaikan.

GMNI berharap, melalui momentum ini, pemerintah dapat mempercepat implementasi berbagai program strategis di sektor kelautan, termasuk Kampung Nelayan Merah Putih, guna mewujudkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.

Dengan dukungan kebijakan yang tepat, nelayan diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kemajuan ekonomi maritim Indonesia. (Tim/DWI)

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600