Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

K9 Sat Samapta Polres Wonogiri Bantu Intensif Pencarian Korban Longsor Banjarnegara, Tiga Jenazah dan Dua Body Part Berhasil Ditemukan

×

K9 Sat Samapta Polres Wonogiri Bantu Intensif Pencarian Korban Longsor Banjarnegara, Tiga Jenazah dan Dua Body Part Berhasil Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Banjarnegara – Upaya pencarian korban tanah longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara terus dilakukan secara masif. Hingga Senin (24/11/2025) pukul 17.00 WIB, tim Sat Samapta Polres Wonogiri yang diperbantukan dalam operasi kemanusiaan tersebut kembali menemukan sejumlah titik yang mengarah pada keberadaan para korban.

Dalam giat pencarian di sektor B hingga sektor C2, Tim K9 Sat Samapta Polres Wonogiri yang dipimpin IPTU Danang Sutrisno, S.H., M.H., mengerahkan satu ekor anjing pelacak SAR “K9 Justin” beserta tiga personel. Dari 10 titik bau yang terdeteksi, tim berhasil mengevakuasi tiga jenazah utuh serta dua body part korban tanah longsor.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Berdasarkan data resmi, jumlah warga terdampak mencapai 48 orang. Total korban meninggal dunia tercatat 12 orang, sementara 19 warga mengalami luka-luka, dan 16 lainnya belum ditemukan. Satu korban atas nama Maroyono sebelumnya ditemukan dalam kondisi selamat di lokasi pengungsian pada 18 November 2025.

Baca Juga :  Angkringan Ojol Presisi: Dari Meja Angkringan, Polres Sragen Hadirkan Edukasi Lalu Lintas Humanis di Operasi Lilin 2025 SRAGEN, JATENG – Suasana berbeda tampak di Pos Terpadu Operasi Lilin 2025 Polres Sragen, Rabu (24/12/2025). Di tengah padatnya arus lalu lintas dan kesibukan pengamanan Natal dan Tahun Baru, jajaran Polres Sragen menghadirkan sebuah terobosan humanis bertajuk “Angkringan Ojol Presisi”. Melalui program ini, Polres Sragen menyapa langsung para pengemudi ojek online (ojol) dengan pendekatan yang sederhana namun sarat makna, duduk bersama di meja angkringan, menikmati hidangan gratis, sembari berdialog santai tentang keselamatan berlalu lintas. Kegiatan yang digelar dalam dua sesi, yakni pukul 16.00–17.30 WIB dan 18.00–20.00 WIB tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indiasari bersama Wakapolres serta pejabat utama Polres Sragen, khususnya jajaran Satuan lalu lintas. Kasat Lantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tiro Satria Leksono, menegaskan bahwa Angkringan Ojol Presisi merupakan wujud nyata transformasi pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. “Kami ingin mengubah stigma penilangan menjadi pengayoman. Edukasi lalu lintas tidak harus selalu formal, tapi bisa disampaikan secara humanis, hangat, dan lebih diterima masyarakat. Dari meja angkringan inilah, pesan keselamatan kami sampaikan,” ujar Iptu Kukuh. Menurutnya, pengemudi ojol memiliki peran strategis sebagai pengguna jalan yang intensitas mobilitasnya tinggi. Oleh karena itu, dialog dua arah menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi, keluhan, serta masukan langsung dari para driver terkait kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Sragen. Selain edukasi keselamatan berkendara, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan sinergitas antara Polri dan komunitas ojol. Para driver tampak antusias mengikuti kegiatan, menyampaikan pengalaman di lapangan, sekaligus mendapatkan imbauan penting terkait tertib berlalu lintas selama masa Operasi Lilin 2025. Lebih dari sekadar berbagi makanan, Angkringan Ojol Presisi menjadi simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat, hadir, mendengar, dan melayani dengan hati. Melalui inovasi ini, Polres Sragen berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Operasi Lilin 2025 pun tak hanya menjadi momentum pengamanan, tetapi juga ruang membangun kepercayaan publik melalui sentuhan kemanusiaan.

Selain itu, sebanyak 1.019 warga mengungsi, terdiri dari 961 orang dari Dukuh Situkung dan 58 orang dari dukuh sekitar. Para penyintas tersebar di lima titik pengungsian besar seperti Balai Desa Pringamba, GOR Beji, Kantor KB Pandanarum, Gedung Haji Pandanarum, dan Wisma Muhammadiyah, sementara 556 lainnya memilih bertahan di rumah keluarga.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek CWI Polres Bogor Giat Cooling Sistem Sambang Warga Binaan Beri Pesan Dan Ajak Jaga Kamtibmas

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menyampaikan keterangan resmi mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M..

“Bapak Kapolres menegaskan bahwa Polres Wonogiri akan terus all out mendukung upaya pencarian korban di Banjarnegara. Kehadiran tim K9 Sat Samapta merupakan bentuk komitmen Polri dalam operasi kemanusiaan.u Kami berkoordinasi penuh dengan tim SAR gabungan untuk memastikan setiap tanda yang terdeteksi dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Baca Juga :  Densus 88 AT Polri Gelar Bootcamp Genpeace untuk Membangun Generasi Muda Cerdas Digital dan Anti Radikal

AKP Anom menambahkan, Polres Wonogiri menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban dan memastikan bahwa proses pencarian akan dilakukan tanpa henti hingga seluruh korban ditemukan.

Operasi pencarian masih berlangsung dan hasil perkembangan akan diperbarui secara berkala oleh tim di lapangan.

Mariyo

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600